Senin, 05 Mei 2014

KERJA SAMA EKONOMI INTERNASIONAL

KERJA SAMA EKONOMI INTERNASIONAL Veronica Indriyani S Kerja sama ekonomi internasional adalah kerja sama beberapa negara yang saling menguntungkan di bidang ekonomi. Integrasi Ekonomi Integrasi ekonomi terjadi apabila dalam satu memutuskan untuk menciptakan perdagangan bebas diantara sesama negara anggota dan menerapkan tarif yg sama terhadap barang2 produksi negara2 lain yg bukan negara anggota. Bentuk2 Integrasi Ekonomi Secara teoritis Salvatore menguraikan integrasi ekonomi menjadi beberapa bentuk: Pengaturan perdagangan Preferensial (preferential trade arrangements) dibentuk oleh negara-negara yang sepakat menurunkan hambatan-hambatan perdagangan yang berlangsung diantara mereka dan membedakannya dengan negara-negara yang bukan anggota. Kawasan perdagangan bebas (free trade area) adalah bentuk integrasi ekonomi yang lebih tinggi dimana semua hambatan perdagangan baik tarif maupun non-tarif diantara negara-negara anggota telah dihilangkan sepenuhnya, namun masing-masing negara anggota tersebut masih berhak menentukan sendiri apakah tetap mempertahankan atau menghilangkan hambatan-hambatan perdagangan yang diterapkan terhadap negara-negara diluar anggota. Bentuk2 Integrasi Ekonomi Contoh EFTA (the european free trade area) dibentuk thn 1960 menciptakan daerah perdagangan eropa. di wilayah Asia Tenggara negara2 ASEAN mencetus kawasan perdagangan bebas yag dikenal dengan nama AFTA (ASEAN Free trade Area). 3. Persekutuan Pabean (customs union) mewajibkan semua negara nggota untuk tidak hanya menghilangkan semua bentuk hambatan perdagangan diantara mereka, namun juga menyeragamkan kebijakan perdagangan mereka terhadap negara luar yang bukan anggota. Contoh kesatuan ekonomi dan pabean afrika tengah ( 1 Januari 1966), kesatuan pabean afrika barat (1959) Bentuk2 Integrasi Ekonomi 4. Pasar bersama (common market) yaitu suatu bentuk integrasi dimana bukan hanya perdagangan barang saja yang dibebaskan, namun arus faktor produksi seperti tenaga kerja dan modal juga dibebaskan dari semua hambatan. Contoh masyarakat ekonomi eropa (MEE), pasar bersama Amerika Tengah. 5. Uni Ekonomi (economic union) yaitu dengan menyeragamkan kebijakan-kebijakan moneter dan fiskal dari masing-masing negara anggota yang berada dalam suatu kawasan atau bagi negara-negara yang melakukan kesepakatan. Contoh european union. BENTUK KERJA SAMA ANTAR NEGARA Kerja sama Bilateral a/ kerja sama ekonomi antar dua negara. Kerjasama bilateral terjadi krn kedua negara saling mendapatkan keuntungan/kedua negara mempunyai hub yg sangat baik. Contoh hub Indonesia dg Arab Saudi ttg pelaksanaan ibadah haji, Hub antara Indonesia dg Malaysia ttg ketenagakerjaan. Keja Sama Regional a/ bentuk kerja sama di antara negara2 yg berada dlm suatu kawasan. Contohnya ASEAN, MEE, dan NAFTA 3. Kerja sama Multilateral a/ kerja sama antar dua negara atau lebih. Contohnya ASEAN, MEE, dan NAFTA Kerja Sama Ekonomi Internasional a/ kerja sama ekonomi bangsa2 di dunia yang tidak dibatasi o/wilayah, diwadahi oleh organisasi PBB (WTO, ILO, ITO, DAN IMF) ORGANISASI KERJASAMA EKONOMI REGIONAL DAN INTERNATIONAL ASEAN adalah perhimpunan bangsa-bangsa yang berada di kawasan Asia Tenggara,didirikan pada tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok Thailand. Asean terdiri dari negara Indonesia, Thailand, Malaysia, Filipina, Singapura, Brunai Darussalam, Kamboja, Laos, Myanmar, dan Vietnam, Tujuannya menyelenggarakan kerjasama dibidang ekonomi, sosial dan kebudayaan antara sesama anggota ASEAN.   BANK DUNIA Bank Dunia adalah salah satu badan keuangan internasional yang memberikan bantuan kepada negara-negara untuk perbaikan dan pengembangan usaha-usaha seperti : industri, pertanian, perhubungan atau jalan raya. Bank Dunia merupakan saluran dana bagi negara kreditor (negara kaya) untuk membantu meningkatkan kemakmuran/kemajuan sosial ekonomi bagi negara berkembang. Prioritasnya adalah mendorong peningkatan produktivitas negara-negara debitor (penerima pinjaman). Bank Dunia mengeluarkan obligasi yang ditawarkan kepada bank-bank sentral dengan tujuan memperbesar modal bank dan menjual obligasi kepada negara-negara anggota. Indonesia merupakan salah satu penerima bantuan dari Bank Dunia yang dipergunakan untuk pengembangan berbagai proyek. Masyarakat Ekonomi Eropa Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE) atau European Economic Community (EEC) didirikan pada tahun 1957 berdasarkan perjanjian antarnegara Eropa Barat di Roma Italia. Tujuannya adalah menyusun dan melaksanakan politik perdagangan bersama dan mendirikan daerah perdagangan bebas di Eropa. Selain itu, MEE juga mengadakan kerja sama dibidang perdagangan dengan negara-negara Asean termasuk Indonesia. Saat ini MEE sudah meningkatkan derajat kerjasamanya menjadi Uni Eropa (European Union) APEC Asian Pacifik Economic Coorporation (APEC) APEC merupakan organisasi kerjasama regional di kawasan Asia-Pasifik yang beranggotakan 18 negara. Didirikan pada tahun 1989. Tujuannya melakukan liberalisasi perdagangan dan investasi, serta meningkatkan permanfaatan sumbr daya alam dan kualitas sumber daya manusia untuk meningkatkan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia-Pasifik. International Bank for Reconstruction and Development (IBRD) World Bank adalah badan internasional yang bergerak dalam bidang perbankan untuk pembangunan dan kemajuan negara-negara brkembang. Didirikan pada tanggal 17 Desember 1945 bertujuan memberikan bantuan, baik yang brsifat jangka panjang maupun jangka pendek kepada negara-negara yang sedang membangun.   Organization of Petroleum Exporting Countries (OPEC) OPEC merupakan organisasi negara-negara pengekspor minyak, didirikan pada bulan september 1960. Tujuannya menghindarkan persaingan diantara negara pengekspor minyak bumi, mengatur pemasaran minyak bumi dan menetapkan harga yang seragam dan mengusahakan pemenuhan kebutuhan dunia akan minyak bumi.   AFTA AFTA adalah kerjasama ekonomi intra ASEAN, yang pertama kali dicetuskan dalam KTT ASEAN ke-4 di Singapura tanggal 27-28 Januari 1992, tetapi secara resmi dimulai 1 Januari 1993. AFTA beranggotakan 7 negara anggota ASEAN. Kepala-kepala negara/pemerintahan negara ASEAN menyepakati suatu kerangka persetujuan mengenai peningkatan kerjasama ekonomi ASEAN yang berfungsi sebagai pelindung bagi segala kerjasama ekonomi ASEAN di masa datang. Dengan AFTA diharapkan negara anggota lebih meningkatkan perdagangan dan spesialisasi dalam intra ASEAN. Di samping itu, juga meningkatkan investasi dalam kegiatan produksi barang dan jasa antar anggota ASEAN. NAFTA (North American Free Trade Area) NAFTA adalah badan kerjasama ekonomi negara-negara Amerika Utara, yang didirikan pada tanggal 12 Agustus 1992. Anggota-anggotanya adalah Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. NAFTA bertujuan membentuk kawasan perdagangan bebas di daerah Amerika Utara. Kendala utama untuk mewujudkan perdagangan bebas di Amerika Utara adalah karena tingkat pertumbuhan ekonomi antara Amerika Serikat dan Meksiko sulit untuk mewujudkan perdagangan bebas dengan persaingan yang sehat. Peluang bagi Meksiko hanyalah ekspansi tenaga kerja ke Amerika Serikat. EFTA ( European Free Trade Area) EFTA didirikan pada tahun 1959 sebagai lembaga kerja sama ekonomi antara negara-negara Eropa yang tidak termasuk MEE. Negara anggota EFTA terdiri atas Austria, Swiss, Denmark, Norwegia, Swedia, dan Portugal. ADB ( Asian Development Bank Bank) ADB atau Bank Pembangunan Asia, didirikan tanggal 19 Desember 1966. ADB berpusat di Manila, Filipina. Tujuan didirikan ADB adalah untuk membantu negara-negara Asia yang sedang membangun dengan cara memberikan pinjaman lunak, yaitu dengan masa pembayaran dalam jangka panjang serta bunga yang rendah. UNIDO ( United Nations Industrial Development Organization Organization) UNIDO merupakan organisasi pembangunan PBB yang bertujuan untuk memajukan perkembangan industri di negara-negara berkembang yaitu dengan memberikan bantuan teknis, program latihan, penelitian, dan penyediaan informasi. UNIDO didirikan pada tanggal 24 Juli 1967. UNIDO berkedudukan di Wina, Austria. Selain organisasi-organisasi ekonomi di atas terdapat pula organisasi internasional lainnya yang berkaitan dengan bidang ekonomi. Akan tetapi organisasi tersebut tidak berada di bawah naungan PBB. KERJASAMA EKONOMI INTERNATIONAL DIBAWAH NAUNGAN PBB IMF International Monetary Fund (IMF) IMF adalah organisasi dunia yang bergerak dalam bidang keuangan internasional. Didirikan pada tanggal 27 September 1945 dengan tujuan untuk mencapai stabilitas keuangan di berbagai dunia dan mendorong kerjasama internasional di bidang ekonomi keuangan. UNDP United Nations Development Program (UNDP) UNDP adalah badan PBB yang melakukan kegiatan pada program pembangunan di negara-negara berkembang. Tujuannya adalah memberikan sumbangan untuk membiayai program pembangunan, seperti survei pembuatan dan pembangunan jalan di Indonesia. CGI Consultative Group for Indonesia (CGI) CGI dibentuk oleh Bank Dunia atas prmintaan pemerintah Indonesia dan lembaga-lembaga internasional yang sebagian besar merupakan mantan anggota Inter Gouvermental Group on Indonesia (IGGI). Tujuannya adalah memberi bantuan kredit lunak untuk pembangunana kepada Indonesia. WTO World Trade Organization (WTO) Lembaga ini merupakan perkembangan dari GATT (General Agreement Tariff on Trade) yang berdiri sejak 1947. WTO didirikan untuk mengatur arus perdagangan dan menghindari adanya negara-negara yang merasa dirugikan dari perdagangan tersebut. Seperti adanya penerapan politik dumping. International Labour Organization (ILO) ILO adalah organisasi internasional yang bergerak dalam bidang perburuhan, didirikan pada tanggal 11 April 1991. Tujuannya adalah mencapai perdamaian abadi dengan terciptanya keadilan sosial, meningkatkan perbaikan nasib kaum buruh dan keluarganya dan menciptakan stabilisasi dibidang ekonomi dan sosial.   FAO Food and Agricultural Organization FAO adalah organisasi dunia yang melakukan kegiatan serta mengusahakan bahan makanan dan hasil-hasil pertanian. Didirikan pada tanggal 16 Oktober 1945. Tujuannya adalah memajukan dan meningkatkan kualitas dan kuantitas bahan makanan di seluruh dunia, dan meningkatkan dan memajukan hasil pertanian, peternakan, perikanan, kehutanan, irigasi dll. Dampak Kerja Sama Ekonomi 1. Dampak Positif Kerja Sama Ekonomi a. Mendorong Proses Pembangunan Nasional Proses pembangunan membutuhkan faktor-faktor pendorong, salah satunya adalah modal. Melalui kerja sama ekonomi, Indonesia bisa memperoleh pinjaman modal dari negara sahabat dan lembaga ekonomi dunia. Jenis pinjaman yang banyak dimanfaatkan adalah pinjaman lunak. Pinjaman ini berbunga rendah dan jangka waktu pengembalian lama. Pinjaman ini digunakan untuk membangun infrastruktur ekonomi seperti jalan, jembatan, dan pembangkit listrik. Setelah dibangun infrastruktur tersebut, kegiatan ekonomi bisa meningkat. Dengan demikian, kerja sama ekonomi telah mendorong proses pembangunan di Indonesia. 1. Dampak Positif Kerja Sama Ekonomi   b. Semakin Diakuinya Indonesia dalam Kancah Pergaulan Dunia Bangsa Indonesia menjalankan prinsip luar negeri bebas aktif. Melalui kerja sama ekonomi, Indonesia dapat berperan aktif dalam pergaulan dunia. Indonesia dapat menyuarakan kepentingan ekonomi nasional dalam berbagai organisasi dan perundinganperundingan internasional. 1. Dampak Positif Kerja Sama Ekonomi c. Memperoleh Keuntungan dari Spesialisasi Perdagangan Sebab utama Indonesia melakukan kerja sama perdagangan dengan negara lain adalah memperoleh keuntungan dan spesialisasi. Meskipun Indonesia dapat memproduksi barang yang sama jenisnya, tetapi ada kalanya Indonesia mengimpor karena harganya lebih murah. Hal ini juga berlaku sebaliknya, yaitu ketika Indonesia mampu menghasilkan produk dengan harga lebih murah, Indonesia bisa mengekspor ke negara lain. 1. Dampak Positif Kerja Sama Ekonomi d. Meningkatnya Devisa Negara Kerja sama ekonomi, terutama perdagangan merupakan penyumbang devisa negara. Devisa diperoleh dari ekspor migas (minyak dan gas) dan nonmigas. Cadangan devisa yang besar akan memperkuat perekonomian negara. 1. Dampak Positif Kerja Sama Ekonomi e. Meluasnya Lapangan Kerja Kerja sama ekonomi telah berdampak positif pada perluasan lapangan kerja. Misalnya, melalui investasi langsung (Foreign Direct Investment). Perusahaan asing yang mendirikan pabrik di Indonesia akan menggunakan tenaga kerja dari Indonesia. Contoh lain adalah berdirinya usaha-usaha berbasis ekspor, yaitu usaha kerajinan tangan, mebel, dan kaus tangan yang bersifat padat karya. 1. Dampak Positif Kerja Sama Ekonomi f. Memperoleh Transfer Teknologi Modern dan Pendampingan Teknis Indonesia melakukan kerja sama dengan negara maju untuk mendapatkan bantuan teknis dan pendampingan. Misalnya, dalam proyek pembangunan bendungan, Indonesia meminta bantunan ahli teknik dari Belanda. Bantuan ini bermanfaat meningkatkan kualitas teknik bangunan. 2. Dampak Negatif Kerja Sama Ekonomi a. Terjadinya pasar bebas yang mengancam keberadaan industri dalam negeri. b. Potensi ekonomi terkonsentrasi di negara maju yang dapat menyebabkan perekonomian negara berkembang menjadi tertinggal. c. Perekonomian suatu negara menjadi tidak stabil akibat semakin bebasnya arus investasi swasta. d. Adanya keterlibatan pihak asing dalam pengambilan kebijakan ekonomi dalam negeri yang dapat mengurangi kemandirian suatu negara. 2. Dampak Negatif Kerja Sama Ekonomi e. Ketergantungan perekonomian dalam negeri terhadap bantuan atau pinjaman dari luar negeri. f. Tidak adanya hambatan dalam kerja sama ekonomi dapat mendorong masuknya budaya asing yang tidak sesuai dengan jati diri bangsa.

GLOBALISASI EKONOMI

KERJA SAMA EKONOMI INTERNASIONAL Veronica Indriyani S A. GLOBALISASI PENGERTIAN GLOBLISASI merupakan suatu proses kegiatan ekonomi dan perdagangan, dimana negara-negara di seluruh dunia menjadi satu kekuatan pasar yang semakin terintegrasi dengan tanpa rintangan batas teritorial negara. Globalisasi perekonomian mengharuskan penghapusan seluruh batasan dan hambatan terhadap arus modal, barang dan jasa. Globalisasi ekonomi ditandai dengan semakin tipisnya batas-batas antar negara, baik secara regional, maupun internasionl. Hal ini disebabkan karena: Komunikasi dan transportasi yang makin canggih Sifat perekonomian negara2 yang makin terbuka Metode produksi dan pengelolaan organisasi/manajemen yang makin efisien Pesatnya perkembangan perusahaan multinasional di seluruh dunia. Ciri atau karakteristik globalisasi ekonomi: Keterbukaan ekonomi terutama dengan adanya liberalisasi pasar dan arus uang serta teknologi secara internasional Keterkaitan dan ketergantungan ekonomi, keuangan, perdagangan, dan industri antar negara atau perusahaan yg ditunjukkan o/ adanya pembentukan perusahaan multinasional dan kecenderungan integrasi ekonomi regional Persaingan yang semakin ketat antar negara maupun perusahaan untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan efektivitas yang optimal. PERDAGANGAN BEBAS Alasan utama pendukung perdagangan bebas adalah bahwa perdagangan bebas menunjang alokasi sumber daya yang lebih efisien dan mendorong peningkatan taraf hidup. Usaha untuk memperlancar perdagangan antar bangsa secara bebas dilakukan a.l.organisasi seperti MEE, AAFTA, NAFTA, dan APEC (forum kerja sama asia pasifik). Penggabungan itu diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap perluasan per-ek dunia dan mendukung sistem PI yang terbuka.   Pengaruh globalisasi terhadap perekonomian Ekonomi nasional suatu negara merupakan bagian kecil dari ekonomi internasional. Hal ini dibuktikan dg adanya krisis moneter yg dihadapi o/ Indonesia bulan Juli 1997 yg merupakan dampak negatif dari globalisasi dunia. Disamping itu, dg teknologi komunikasi khususnya dibidang komputer dengan internetnya, masyarakat menjd produsen dan konsumen dunia. Usaha-usaha untuk Mempertahankan Kemandirian Ekonomi Indonesia dalam Menghadapi Globalisasi Bidang pertanian dan pedesaan Pertanian diarahkan kpd sistem pertanian modern/komersial yaitu menjadi suatu industri agrobisnis. Pedesaan yg merupakan kawasan pertanian modern akan tumbuh dan berkembang menjd kota2 pertanian. Pemerintah mengadakan dan menciptakan proyek2 a.l. Program P4K (pembinaan peningkatan pendapatan petani kecil), pengembangan lahan kering, dan pengembangan sistem usaha tani peternakan. Usaha-usaha untuk Mempertahankan Kemandirian Ekonomi Indonesia dalam Menghadapi Globalisasi 2. Bidang Sumber Daya Manusia Departemen pendidikan nasional mengadakan pembaharuan sistem pendidikan dengan mengeluarkan dan menerapkan kurikulum 2013. u/ mengikuti perkembangan dan kemajuan di bidang teknologi informasi pemerintah memasukkan TIK pada kurikulum di sekolah2. Usaha-usaha untuk Mempertahankan Kemandirian Ekonomi Indonesia dalam Menghadapi Globalisasi 3. Bidang perbankan dengan penggabungan bank2 milik pemerintah (merger) o/ BI guna memperkuat permodalan bank pemerintah mengingat semakin banyaknya bank asing yg beroperasi di Indonesia dan masuknya investor asing dlm kepemilikan bank2 swasta nasional yg membawa kemajuan pesat baik dlm permodalan, manajemen, dan teknologi yang tinggi. Dampak Positif Globalisasi Ekonomi 1. Produksi global dapat ditingkatkan Pandangan ini sesuai dengan teori 'Keuntungan Komparatif' dari David Ricardo. Melalui spesialisasi dan perdagangan faktor-faktor produksi dunia dapat digunakan dengan lebih efesien, output dunia bertambah dan masyarakat akan memperoleh keuntungan dari spesialisasi dan perdagangan dalam bentuk pendapatan yang meningkat, yang selanjutnya dapat meningkatkan pembelanjaan dan tabungan. 2. Meningkatkan kemakmuran masyarakat dalam suatu negara Perdagangan yang lebih bebas memungkinkan masyarakat dari berbagai negara mengimpor lebih banyak barang dari luar negeri. Hal ini menyebabkan konsumen mempunyai pilihan barang yang lebih banyak. Selain itu, konsumen juga dapat menikmati barang yang lebih baik dengan harga yang lebih rendah. 3. Meluaskan pasar untuk produk dalam negeri Perdagangan luar negeri yang lebih bebas memungkinkan setiap negara memperoleh pasar yang jauh lebih luas dari pasar dalam negeri. Dampak Positif Globalisasi Ekonomi 4. Dapat memperoleh lebih banyak modal dan teknologi yang lebih baik Modal dapat diperoleh dari investasi asing dan terutama dinikmati oleh negara-negara berkembang karena masalah kekurangan modal dan tenaga ahli serta tenaga terdidik yang berpengalaman kebanyakan dihadapi oleh negara-negara berkembang. 5. Menyediakan dana tambahan untuk pembangunan ekonomi Pembangunan sektor industri dan berbagai sektor lainnya bukan saja dikembangkan oleh perusahaan asing, tetapi terutamanya melalui investasi yang dilakukan oleh perusahaan swasta domestik. Perusahaan domestik ini seringkali memerlukan modal dari bank atau pasar saham. dana dari luar negeri terutama dari negara-negara maju yang memasuki pasar uang dan pasar modal di dalam negeri dapat membantu menyediakan modal yang dibutuhkan tersebut. Dampak Negatif Globalisasi Ekonomi 1. Menghambat pertumbuhan sektor industri Salah satu efek dari globalisasi adalah perkembangan sistem perdagangan luar negeri yang lebih bebas. Perkembangan ini menyebabkan negara-negara berkembang tidak dapat lagi menggunakan tarif yang tingi untuk memberikan proteksi kepada industri yang baru berkembang (infant industry). Dengan demikian, perdagangan luar negeri yang lebih bebas menimbulkan hambatan kepada negara berkembang untuk memajukan sektor industri domestik yang lebih cepat. Selain itu, ketergantungan kepada industri-industri yang dimiliki perusahaan multinasional semakin meningkat. 2. Memperburuk neraca pembayaran Globalisasi cenderung menaikkan barang-barang impor. Sebaliknya, apabila suatu negara tidak mampu bersaing, maka ekspor tidak berkembang. Keadaan ini dapat memperburuk kondisi neraca pembayaran. Efek buruk lain dari globaliassi terhadap neraca pembayaran adalah pembayaran neto pendapatan faktor produksi dari luar negeri cenderung mengalami defisit. Investasi asing yang bertambah banyak menyebabkan aliran pembayaran keuntungan (pendapatan) investasi ke luar negeri semakin meningkat. Tidak berkembangnya ekspor dapat berakibat buruk terhadap neraca pembayaran. Dampak Negatif Globalisasi Ekonomi 3. Sektor keuangan semakin tidak stabil Salah satu efek penting dari globalisasi adalah pengaliran investasi (modal) portofolio yang semakin besar. Investasi ini terutama meliputi partisipasi dana luar negeri ke pasar saham. Ketika pasar saham sedang meningkat, dana ini akan mengalir masuk, neraca pembayaran bertambah bak dan nilai uang akan bertambah baik. Sebaliknya, ketika harga-harga saham di pasar saham menurun, dana dalam negeri akan mengalir ke luar negeri, neraca pembayaran cenderung menjadi bertambah buruk dan nilai mata uang domestik merosot. Ketidakstabilan di sektor keuangan ini dapat menimbulkan efek buruk kepada kestabilan kegiatan ekonomi secara keseluruhan. 4. Memperburuk prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang Apabila hal-hal yang dinyatakan di atas berlaku dalam suatu negara, maka dlam jangka pendek pertumbuhan ekonominya menjadi tidak stabil. Dalam jangka panjang pertumbuhan yang seperti ini akan mengurangi lajunya pertumbuhan ekonomi. Pendapatan nasional dan kesempatan kerja akan semakin lambat pertumbuhannya dan masalah pengangguran tidak dapat diatasi atau malah semakin memburuk. Pada akhirnya, apabila globalisasi menimbulkan efek buruk kepada prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang suatu negara, distribusi pendapatan menjadi semakin tidak adil dan masalah sosial-ekonomi masyarakat semakin bertambah buruk.