Senin, 05 Mei 2014

GLOBALISASI EKONOMI

KERJA SAMA EKONOMI INTERNASIONAL Veronica Indriyani S A. GLOBALISASI PENGERTIAN GLOBLISASI merupakan suatu proses kegiatan ekonomi dan perdagangan, dimana negara-negara di seluruh dunia menjadi satu kekuatan pasar yang semakin terintegrasi dengan tanpa rintangan batas teritorial negara. Globalisasi perekonomian mengharuskan penghapusan seluruh batasan dan hambatan terhadap arus modal, barang dan jasa. Globalisasi ekonomi ditandai dengan semakin tipisnya batas-batas antar negara, baik secara regional, maupun internasionl. Hal ini disebabkan karena: Komunikasi dan transportasi yang makin canggih Sifat perekonomian negara2 yang makin terbuka Metode produksi dan pengelolaan organisasi/manajemen yang makin efisien Pesatnya perkembangan perusahaan multinasional di seluruh dunia. Ciri atau karakteristik globalisasi ekonomi: Keterbukaan ekonomi terutama dengan adanya liberalisasi pasar dan arus uang serta teknologi secara internasional Keterkaitan dan ketergantungan ekonomi, keuangan, perdagangan, dan industri antar negara atau perusahaan yg ditunjukkan o/ adanya pembentukan perusahaan multinasional dan kecenderungan integrasi ekonomi regional Persaingan yang semakin ketat antar negara maupun perusahaan untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan efektivitas yang optimal. PERDAGANGAN BEBAS Alasan utama pendukung perdagangan bebas adalah bahwa perdagangan bebas menunjang alokasi sumber daya yang lebih efisien dan mendorong peningkatan taraf hidup. Usaha untuk memperlancar perdagangan antar bangsa secara bebas dilakukan a.l.organisasi seperti MEE, AAFTA, NAFTA, dan APEC (forum kerja sama asia pasifik). Penggabungan itu diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap perluasan per-ek dunia dan mendukung sistem PI yang terbuka.   Pengaruh globalisasi terhadap perekonomian Ekonomi nasional suatu negara merupakan bagian kecil dari ekonomi internasional. Hal ini dibuktikan dg adanya krisis moneter yg dihadapi o/ Indonesia bulan Juli 1997 yg merupakan dampak negatif dari globalisasi dunia. Disamping itu, dg teknologi komunikasi khususnya dibidang komputer dengan internetnya, masyarakat menjd produsen dan konsumen dunia. Usaha-usaha untuk Mempertahankan Kemandirian Ekonomi Indonesia dalam Menghadapi Globalisasi Bidang pertanian dan pedesaan Pertanian diarahkan kpd sistem pertanian modern/komersial yaitu menjadi suatu industri agrobisnis. Pedesaan yg merupakan kawasan pertanian modern akan tumbuh dan berkembang menjd kota2 pertanian. Pemerintah mengadakan dan menciptakan proyek2 a.l. Program P4K (pembinaan peningkatan pendapatan petani kecil), pengembangan lahan kering, dan pengembangan sistem usaha tani peternakan. Usaha-usaha untuk Mempertahankan Kemandirian Ekonomi Indonesia dalam Menghadapi Globalisasi 2. Bidang Sumber Daya Manusia Departemen pendidikan nasional mengadakan pembaharuan sistem pendidikan dengan mengeluarkan dan menerapkan kurikulum 2013. u/ mengikuti perkembangan dan kemajuan di bidang teknologi informasi pemerintah memasukkan TIK pada kurikulum di sekolah2. Usaha-usaha untuk Mempertahankan Kemandirian Ekonomi Indonesia dalam Menghadapi Globalisasi 3. Bidang perbankan dengan penggabungan bank2 milik pemerintah (merger) o/ BI guna memperkuat permodalan bank pemerintah mengingat semakin banyaknya bank asing yg beroperasi di Indonesia dan masuknya investor asing dlm kepemilikan bank2 swasta nasional yg membawa kemajuan pesat baik dlm permodalan, manajemen, dan teknologi yang tinggi. Dampak Positif Globalisasi Ekonomi 1. Produksi global dapat ditingkatkan Pandangan ini sesuai dengan teori 'Keuntungan Komparatif' dari David Ricardo. Melalui spesialisasi dan perdagangan faktor-faktor produksi dunia dapat digunakan dengan lebih efesien, output dunia bertambah dan masyarakat akan memperoleh keuntungan dari spesialisasi dan perdagangan dalam bentuk pendapatan yang meningkat, yang selanjutnya dapat meningkatkan pembelanjaan dan tabungan. 2. Meningkatkan kemakmuran masyarakat dalam suatu negara Perdagangan yang lebih bebas memungkinkan masyarakat dari berbagai negara mengimpor lebih banyak barang dari luar negeri. Hal ini menyebabkan konsumen mempunyai pilihan barang yang lebih banyak. Selain itu, konsumen juga dapat menikmati barang yang lebih baik dengan harga yang lebih rendah. 3. Meluaskan pasar untuk produk dalam negeri Perdagangan luar negeri yang lebih bebas memungkinkan setiap negara memperoleh pasar yang jauh lebih luas dari pasar dalam negeri. Dampak Positif Globalisasi Ekonomi 4. Dapat memperoleh lebih banyak modal dan teknologi yang lebih baik Modal dapat diperoleh dari investasi asing dan terutama dinikmati oleh negara-negara berkembang karena masalah kekurangan modal dan tenaga ahli serta tenaga terdidik yang berpengalaman kebanyakan dihadapi oleh negara-negara berkembang. 5. Menyediakan dana tambahan untuk pembangunan ekonomi Pembangunan sektor industri dan berbagai sektor lainnya bukan saja dikembangkan oleh perusahaan asing, tetapi terutamanya melalui investasi yang dilakukan oleh perusahaan swasta domestik. Perusahaan domestik ini seringkali memerlukan modal dari bank atau pasar saham. dana dari luar negeri terutama dari negara-negara maju yang memasuki pasar uang dan pasar modal di dalam negeri dapat membantu menyediakan modal yang dibutuhkan tersebut. Dampak Negatif Globalisasi Ekonomi 1. Menghambat pertumbuhan sektor industri Salah satu efek dari globalisasi adalah perkembangan sistem perdagangan luar negeri yang lebih bebas. Perkembangan ini menyebabkan negara-negara berkembang tidak dapat lagi menggunakan tarif yang tingi untuk memberikan proteksi kepada industri yang baru berkembang (infant industry). Dengan demikian, perdagangan luar negeri yang lebih bebas menimbulkan hambatan kepada negara berkembang untuk memajukan sektor industri domestik yang lebih cepat. Selain itu, ketergantungan kepada industri-industri yang dimiliki perusahaan multinasional semakin meningkat. 2. Memperburuk neraca pembayaran Globalisasi cenderung menaikkan barang-barang impor. Sebaliknya, apabila suatu negara tidak mampu bersaing, maka ekspor tidak berkembang. Keadaan ini dapat memperburuk kondisi neraca pembayaran. Efek buruk lain dari globaliassi terhadap neraca pembayaran adalah pembayaran neto pendapatan faktor produksi dari luar negeri cenderung mengalami defisit. Investasi asing yang bertambah banyak menyebabkan aliran pembayaran keuntungan (pendapatan) investasi ke luar negeri semakin meningkat. Tidak berkembangnya ekspor dapat berakibat buruk terhadap neraca pembayaran. Dampak Negatif Globalisasi Ekonomi 3. Sektor keuangan semakin tidak stabil Salah satu efek penting dari globalisasi adalah pengaliran investasi (modal) portofolio yang semakin besar. Investasi ini terutama meliputi partisipasi dana luar negeri ke pasar saham. Ketika pasar saham sedang meningkat, dana ini akan mengalir masuk, neraca pembayaran bertambah bak dan nilai uang akan bertambah baik. Sebaliknya, ketika harga-harga saham di pasar saham menurun, dana dalam negeri akan mengalir ke luar negeri, neraca pembayaran cenderung menjadi bertambah buruk dan nilai mata uang domestik merosot. Ketidakstabilan di sektor keuangan ini dapat menimbulkan efek buruk kepada kestabilan kegiatan ekonomi secara keseluruhan. 4. Memperburuk prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang Apabila hal-hal yang dinyatakan di atas berlaku dalam suatu negara, maka dlam jangka pendek pertumbuhan ekonominya menjadi tidak stabil. Dalam jangka panjang pertumbuhan yang seperti ini akan mengurangi lajunya pertumbuhan ekonomi. Pendapatan nasional dan kesempatan kerja akan semakin lambat pertumbuhannya dan masalah pengangguran tidak dapat diatasi atau malah semakin memburuk. Pada akhirnya, apabila globalisasi menimbulkan efek buruk kepada prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang suatu negara, distribusi pendapatan menjadi semakin tidak adil dan masalah sosial-ekonomi masyarakat semakin bertambah buruk.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar