Minggu, 06 Oktober 2013

Sumber Pendapatan dan Belanja Daerah

F. Sumber Pendapatan dan Belanja/Pengeluaran Daerah 1. Sumber Pendapatan Daerah a. Penerimaan daerah Propinsi 1) Pendapatan asli daerah : pajak daerah, retribusi, dan hasil perusahaan milik daerah. 2) Dana Perimbangan: Dana alokasi Khusus dan Dana Alokasi Umum 3) Lain-lain pendapatan yang syah: 4) Penerimaan pembiayaan b. Penerimaan pemerintah daerah/kota 1) PAD 2) Dana perimbangan 3) Lain-lain pendapatan yang syah 4) Penerimaan pembiayaan 2. Sumber Pengeluaran Daerah a. Pengeluaran pemerintah daerah Propinsi 1) Belanja 2) Bagi hasil pendaptan ke kabupaten Kota/Desa 3) Pengeluaran pembiayaan b. Pengeluaran pemerintah Daerah/ Kota 1) Belanja 2) Bagi hasil pendapatan ke Kabupaten/Kota/desa 3) Pengeluran pembiayaan Sumber Pendapatan derah 1. Penerimaan pemerintah propinsi a. Pendapatan asli daerah terdiri dari: pajak, retribusi, hasil perusahaan milik daerah dan pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, pendapatan lain yang merupakan asli daerah tersebut. b. Dana perimbangan: 1) DAK (dana alokasi khusus) yang meliputi bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, kelautan dan perikanan, dan prasarana pemerintah. 2) DAU (dana alokasi umum) a/ dana yang bersumber dari pendapatan yg dialokasikan dengan tujuan pemerataan kemampuan keuangan antar daerah untuk menandai kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi. c. Lain-lain pendapatan yang syah : pendapatan hibah, pendapatan dana darurat. d. Penerimaan pembiayaan: sisa lebih perhitungan anggaran, penjualan aset daerah yg dipisahkan, penjualan investasi lainnya, pinjman luar negeri, pinjaman dari pemerintah pusat, pinjaman dr daerah otonomi lainnya, pinjaman dari BUMN/ BUMD, pinjaman dr bang atau lembanga keuangan lainnya, pinjaman dr dlm negeri lainnya. 2. Penerimaan pemerintah daerahkabupaten/kota. PAD, pendapatan dan perimbangan, lain-lain pendaptan yang syah, dan penerimaan pembiayaan. Pengeluaran Daerah 1. Pengeluaran daerah propinsi a. Belanja: 1). Belanja operasional i/ pembelanjaan rutin yang dilakukan pada waktu-waktu tertentu. Belanja pegawai, belanja brg dan jasa, belanja pemeliharaan, belanja perjalanan dinas, belanja pinjaman, belanja subsidi, belanja hibah, belanja batuan sosial, belanja operasional lainnya. 2). Belanja modal terdiri dari belanja aset tetap dan aset lainnya. 3). Belanja tiadak tersangka merupakan pengeluaran yang tidal diperkirakan sebelumnya akan dikeluarkan. b. Bagi hasil pendapatan ke kabupaten/kota/desa 1). Bagi hasil pajak ke kabupaten/kota 2). Bagi hasil retribusi ke kabupaten/kota 3). Bagi hasil pendapatan lainnya ke kabupaten/kota. c. Pengeluaran pembiayaan 1). Pembayaran pinjaman 2) penyertaan modal pemerintah 3). Belanja invetasi permanen 4). Pemberian pinjaman jangka panjang 2. Pengeluaran daerah kabupaten/Kodya Pada dasarnya sumber pengeluaran daerah kota/kabupaten hampir sama dengan pengeluran propinsi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar