Rabu, 16 Februari 2011

Konsumsi dan Investasi, Uang dan bank

Konsumsi, investasi dan Pendapatan Nasional
1. Fungsi konsumsi
Adalah Suatu kurva yang menggambarkan sifat hubungan diantara tingkat konsumsi rumah tangga dalam perekonomian dengan (Pendapatan Disposabel) perekonomian tersebut.

Rumus Fungsi konsumsi :
 C + S = Yd = DI
 MPC
• MPC = C = A + Byd S = -a + (1 – b) Yd
• MPC = S = -a + (MPS) Yd
• MPS = 1 – MPC MPS =

Faktor – faktor yang mempengaruhi konsumsi & tabungan :
 Tingkat bunga
 Keadaan Perekonomian
 Distribusi Pendapatan
 Tersedia Dana pensiun yang mencukupi
 Kekayaan yang telah terkumpul
 Sikap berhemat


2. Fungsi tabungan
Adalah Suatu kurva yang menggambarkan sifat hubungan diantara tingkat tabungan rumah tangga dalam perekonomian dengan pendapatan nasional (pendapatan disposabel) perekonomian tersebut.
Rumus Fungsi tabungan :
 Yd = C + S
• Yd = ( a + Byd ) + s
• S = -a + (1-b)Y
• MPS =
• MPS = 1 – MPC
3. Fungsi Investasi
Ada 3 Hal yang bisa golongkan dalam investasi
 Pembelian berbagai jenis barang modal yaitu mesin – mesin dan peralatan produksi lainnya untuk mendirikan berbagai jenis industri dan perusahaan.
 Pemebelanjaan untuk membangun rumah tempat tinggal, bangunan kantor, bangunan pabrik dan bangunan – bangunan lainnya.
 Pertambahan nilai stok barang – barang yang belum terjual, bahan mentah dan barang yang masih dalam proses produksi pada akhir tahun perhitungan pendapatan nasional.
Fungsi Investasi adalah kurva investasi yang sejajar dengan sumbu datar didinamakan investasi otonomi dan fungsi investasi yang semakin tinggi apabila pendapatan nasional meningkat dinamakan investasi terpengaruh ( induced investment)
Faktor – faktor yang mempengaruhi investasi :
 Tingakat keuntungan investasi yang akan diperoleh
 Ramalan mengenai keadaan ekonomi masa depan
 Tingkat pendapatan nasional dan perubahan – perubahannya
 Keuntungan yang diperoleh perusahaan
 Kamajuan teknologi
 Tingkat bunga

UANG
1. Pengertian uang adalah segala sesuatu yang merupakan media pertukaran / alat pembayaran yang diterima secara umum
2. Sejarah uang
PraBarter
Semua yg dikonsumsi diproduksi sendiri
Barter
Pertukaran barang dengan barang lain
Kekurangan :
 Sulit menyimpan barang
 Sulit menemukan orang yang cocok
 Sulit menentukan perbandingan harga
 Tidak memiliki harga tetap
Kelebihan :
 Konsumsinya lebih bervariasi

Uang barang
Barang yang digunakan sebagai alat pembayaran
Kekurangan :
 Tidak berlaku secara umum
 Sulit membawa dalam jumlah besar / banyak
 Tidak tahan lama
Kelebihan :
 Nilai benda dapat ditentukan
 Nilainya tetap
Uang logam
Kekurangan :
 Sulit menghitung dalam jumlah banyak
 Biaya pembuatannya mahal
 Bahan baku jumlahnya terbatas
Kelebihan :
 Tahan lama
 Nilainya tinggi
 Berlaku secara umum
Uang kertas
Kekurangan :
 Sulit dibawa dalam jumlah yang sangat banyak
 Mudah rusak
 Bisa dipalsukan
 Dalam jumlah besar mengundang kriminalitas
Kelebihan :
 Ringan
 Mudah dibawa
 Memiliki nominal yang tinggi
Uang bank
Terdiri dari Cek , Gito , Rekening DLL
Kekurangan :
 Kertas cek mudah rusak
 Bunga berlaku pada pihak tertentu saja
 Ada batas waktu
 Harus punya tabungan dalam jumalh besar
 Sering adanya cek kosong
Kelebihan :
 Lebih aman
 Nominalnya sangat tinggi
 Dapat bertransaksi tanpa uang cash
 Sulit dipalsukan
Uang Kredit
kelebihan :
 Tidak takut untuk dibawa kemana saja
 Kapan saja bisa digunakan
 Cukup satu kartu bisa banyak transaksi
 Tidak harus membawa uang cash
Kekurangan :
 Biaya administrasi pada orang tertentu

3. Fungsi UANG :
Fungsi asli :
 Sebagai Alat Pertukaran : memungkinkan untuk melakukan transaksi
 Sebagai Alat Satuan Hitung : uang digunakan untuk menghitung sebuah barang jadi.
Fungsi Turunan :
 Sebagai Alat pembayaran
 Alat penimbun kekayaan
 Alat pemindah kekayaan
 Standar pembayaran yg ditangguhkan

4. Jenis UANG :
Menurut bahan Pembuatnya :
 Uang kertas : terbuat dari kertas
 Uang logam : terbuat dari emas, perak ataupun perunggu
Menurut Nilainya :
 Full bodied Money : Niali bahan sama dengan bilai nominal
 Token money : nilai nominal lebih besar dari bahan pembuatnya
Menurut pihak yang mengeluarkannya :
 Uang kartal : Mata uang logam dan uang kertas yang dikeluarkan oleh bank sentral dan berlaku secara umum. Bank sentral memiliki hak monopoli dalam mengeluarkan dan menciptakan uang kartal.
 Uang giral : alat pembayaran surat – surat berharga Ex : cek

5. Teori Nilai UANG
Teori barang adalah benda diterima sebagai uang karena terbuat dari bahan yg mempunyai nilai yang tinggi
 Teori logam (Adam Smith)
Adalah uang diterima masyarakat karena bahannya terbuat dari logam bernilai tinggi
 Teori Nilai batas (Carl Manger)
Adalah uang yang diterima masyarakat karena adanya keperluan masyarakat akan barang dan adanya kepercayaan terhadap uang.
Teori Nominalisme adalah benda dapat diterima sebagai uang karena besarnya nominal tertera dalam benda tersebut.
 Teori Perjanjian ( Thomas Aquinas)
Adalah uang diterima oleh masyarakat karena adanya ketetapan dari pemerintah dalam pertukaran
 Teori Kebiasaan
Adalah uang diterima oleh masyarakat menggunakan benda tertentu dalam pertukaran
 Teori Tuntutan ( J.S Mill)
Adalah uang diterima oleh masyarakat karena adanya tuntutan terhadap uang barang – barang yang dihasilakn masyarakat
 Teori Realisme ( David Hume)
Adalah uang diterima oleh masyarakat karena adanya penilaian terhadap uang yang dapat memudahkan pertukaran
Teori Kuantitas (David Ricardo) adalah teori yang menjelaskan antara jumlah uang beredar dan tingakat harga yang memiliki hubungan berbanding lurus
Teori Transaksi ( Irving Fisher) adalah Nilai uang tergantung pada jumlah uang beredar, kecepatan uang beredar dan jumlah barang yg diperdagangkan

Rumus M.V = P .T
M = Money
V = kecepatan peredaran uang
P = tingkat harga
T = Transaction of goods ( jumlah barang yang diperdagangkan)






6. Permintaan uang
Pengertian adalah jumlah yang diinginkan masyarakat untuk mengadakan transaksi pada suatu wilayah dan waktu – waktu tertentu
Kurva Permintaan uang






Kurva Permintaan uang menunjukan jumlah uang beredar dengan suku bunga. Ketika suku bunga berubah, maka perubahan jumlah uang beredar masih berada pada suatu kurva. Bergerak dari kiti atas kekanan bawah dan memiliki kemiringan (-)
3 Motif IM. Keynes
 Transaksi adalah menggunakan uang sebagai alat tukar, rumah tangga untuk membeli makanan, pakaian dan lain – lain.
 Spekulasi adalah menyimpan uang untung keuntungan
 Tujuan berjaga – jaga
7. Penawaran uang
Pengertian adalah terdiri dari uang logam, uang kertas, simpanan giro, deposit berjangka, berbagai macam tabungan dan rekening valuta asing milik swasta domestik. Atau jumlah uang yang ada dan siap beredar untuk keperluan transaksi bagi masyarakat pada wilayah dan waktu tertentu
Faktor – faktor yang mempengaruhi Penawaran uang :
 Pendapatan
 Tingkat suku bunga
 Selera masyarakat
 Harga barang
 Kemudahan dan kepastian mendapatkan kredit
 Kekayaan yang dimiliki masyarakat
 Kebijakan pemerintah
 Kebijakan moneter
 Kebijakan fiskal ( kebijakan dalam perdagangan )




Kurva Penawaran uang





Bergeser kekanan jika obligasi meningkat ( dengan cara membeli surat berharga) bergeser kekiri jika menjual surat berharga.
Penawaran uang tidak dipengaruhi oleh tingkat suku bunga karena kuantitasnya ditentukan oleh otoritas moneter
8. Keseimbangan pasar
Kurva Keseimbangan pasar





Keseimbangan pasar ditentukan oleh tingkat suku bunga dan dipasar uang.
9. Standar Moneter adalah uang pengukur atau patokan dijadikan uang dalam perekonomian suatu negara.
Standar Logam
Penetapan logam tertentu untuk menjadikan mata uang dalam perekonomian
 Standar Tunggal
Mata uang yang berlaku dalam perekonomian menggunakan standar Emas
• Standar Emas Penuh
Sistem keuangan menggunakan uang emans yang beredar dalam masyarakat dijamin sepenuhnya oleh penguasa moneter
• Standar Inti emas
Sistem keuangan menggunakan persediaan emas dalam negeri yang dijadikan sebagai cadangan untuk oembayaran luar negi dan sebagai jaminan uang kertas yang dikeluarkan.
• Standar wesel emas
Sistem keuangan tidak menukar emas dengan uang kertas yang dibawa kepadanya.
 Standar Kembar
Kebijakan standar moneter yang berdasarkan pada 2 logam, biasanya emas dan perak sebagai alat pembayaran yang sah.
• Sistem standar kembar alternatif
Jika nilai perbandingan emas dan perak diletakan pada uu dan peredaran uang emas dan uang perak begantian
• Sistem standar lembar perabel
Jika nilai perbandingan emas dan perak tidak lagi ditetapkan menurut uu, uang emas dan perak kedua-duanya beredar dalam pertukaran terdapat semacam harga pembayaran dengan uang emas atau dengan uang perak
 Standar Pincang
Suatu sistem keuangan jika emas dipakai sebagai dasar keuangan, sedangkan uang perak merupaka alat pembayarn yang sah
Standar Kertas
Uang kertas sebagai alat tukar dalam perekonomian disebut standar kertas, tiap kesatuan uang tidak sama dengan diukuer dengan berak logam tertentu melainkan dengan nominalnya.

Faktor – Faktor yang mempengaruhi jumlah uang beredar :
 Devisit APBN
 Pemberian kredit secara langsung oleh bank Indonesia pada masyarakat
 Pengaruh luar negeri
 Terjadinya siklus dalam perdagangan ekspo import
 pajak








BANK

1. Pengertian bank : lembaga keuangan yang dapat menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit atau bentuk – bentuk lainnya dan dalam kegiatan memberikan jasa lalu lintas pembayaran.
Jenis – jenis bank
Fungsi, atas dasar ini bank dibagi menjadi tiga yaitu :
 Bank Sentral
• Bank yang memeliki otoritas penuh dalam mengendalikan kegiatan moneter disuatu negara
 Bank Umum
• Bank yang melaksanakan egiatan usaha secara konvensional dan atau syariah, yang dalam kegiatannya memberikan, jasa dalam lalu lintas pembayaran. Jasa lalu lintas misalnya jasa penagihan saat surat berharga pihak ketiga, jasa penitipan, dan lain – lain.
 Bank Pengkreditan Rakyat
• Bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional dan atau syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran
Berdasarkan Kepemilikan :
 BUMN
• Pada bank ini seluruh atau sebagian besar sahamnya dimiliki oleh pemerintah. BUMN sering disebut bank pemerintah. BUMN saat ini berjumlah empat yaitu Bank Negara Indonesia, Bank Rakyat Indonesi, Bang Tabungan Nasional dan Bank Mandiri.
 Bank Pemerintah daerah
• Bank –bank yang dimiliki pemerintah daerah.
 Bank swasta Nasional
• Bank dimana berbadan hukum indonesia yang sebagian / seluruh modalnya dimiliki oleh WNI dan atau badan hukun Indonesia Ex. BCA , BMI Dll
 Bank ASING
• Kantor cabang dari suatu bank diluar negeri indonesia. Jumlah bank asing diindonesia ada 10 yaitu, Citibank, American Express Bank, Bangkok Bank DLL
2. Tugas bank :
Tujuan Perbankan
 Tujuan perbankan indonesia adalah Menunjang pelaksanaan pembayaran nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan pembangunan dan hasilnya pertumbuhan ekonomi dan stabilitas
Penyedia Mekanisme dan dapat pembayarn yang efisien bagi nasabah
3. Bank Sentral
Arti : bank yang memiliki otoritas penuh dalam mengendalikan kegiatan moneter di suatu negara
Tugas Bank Sentral :
 Sebagai bank bagi pemerintah
 Sebagai Bank umum
 Pengawas bank dan lembaga keuangan lainnya
 Menjaga kestabilan mata uang suatu negara
 Mengatur dan menjaga sistem pembayaran
4. Bank umum
Arti : bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau syariah, yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayarn
Fungsi bank umum
 Menerima simpanan dari masyarakat
 Memberikan kredit kepada masyarakat
 Melakukan kegiatan dalam valuta asing
 Melayani jasa pengiriman ( transfert) antar bank
 Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat- surat berharga.
 Membeli melalui pelelangan agunan
 Menyediakan pembayaran dan kegiatan lain yang sesuai dengan undang – undang dan ketentuan BI

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar